Posted by: djarotpurbadi | December 23, 2009

Adakah Mimpi Bersama Nogotirto Elok Limo 2020 ?

Dear All,

Pengurus baru Paguyuban Perumahan Nogotirto ELOK Limo telah terbentuk. Barangkali banyak harapan yang diletakkan, keinginan yang digagas, perubahan yang lebih baik diimpikan. Amanat warga sudah disampaikan dan diterima, tetapi apa sih yang akan dikerjakan ? Apa pula agendanya ? Bagaimana cara mencapainya ?

Menurut pakar manajemen perubahan Rhenald Kasali, untuk melakukan perubahan ke arah tertentu, perlu diawali dengan MIMPI BERSAMA. Konon, katanya, ada tiga tahapan yang harus dilalui, yaitu (1) Merumuskan Mimpi, (2) Memasyarakatkan Mimpi, dan (3) Mewujudkan Mimpi. Semuanya harus ada dan menjadi komitmen bersama. Jika ketiganya ditujukan kepada warga Nogotirto Limo, barangkali ada satu pertanyaan awal  yang harus dijawab: Apa atau bagaimana sih mimpi bersama seluruh warga perumahan Nogolimo ke depan (sampai tahun tertentu) ? Bagaimana mimpi Nogotirtolimo 2020, misalnya ?

Apakah Nogotirtolimo akan menjadi “perumahan kreatif” mirip Bandung is a creative city ? Apakah Nogotirtolimo akan menjadi “perumahan herbal” supaya warganya sehat tanpa obat dan dokter ? Apakah Nogotirtolimo akan menjadi “perumahan digital” atau “perumahan hijau-sejuk (green housing)” yang tanggap terhadap krisis lingkungan global ? dst dst dst. Silahkan bermimpi dan bermimpi, kemudian kita galang kerjasama untuk mewujudkannya.

Nah, kiranya ada tugas mendesak bagi pengurus RW yang baru, yaitu menggali dan merumuskan mimpi-mimpi warga Nogotirtolimo. Apa dan bagaimana mimpi mereka yang bisa dicapai dalam kebersamaan seluruh warga ? Apa dan bagaimana mimpi anak-anak kita ? Apa dan bagaimana mimpi para remaja dan pemuda kita ? Apa dan bagaimana mimpi para bapak-ibu dan simbah-simbah kita ? dst dst dst.

Konon, merumuskan mimpi yang muncul, artinya sudah mencapai sepertiga perjalanan, memasyarakatkan mimpi juga berarti sudah sampai pada 75% dari seluruh perjalanan dan usaha mewujudkan mimpi adalah langkah pamungkas yang mesti dilakukan.

Kata para bijak: Belajarlah sampai negeri Cina, bermimpilah sampai planet Pluto !

Salam,

Djarot Purbadi


Responses

  1. 2010 kok sepi ya, Pak? Ternyata nulis/mengarang untuk ngisi web di tempat kita itu belum membudaya ya,pak? Ataukah karena sibuk n tak punya waktu untuk ngisi web, atau malah malas? Ya macam2 alasan orang. Kalau saya hanya karena masalah waktu saja…atau kadang lupa kalau nogo 5 punya web. Tapi yang utama kita harus tetap semangat. TETANGGAKU, SAUDARAKU. MERDEKA. Webnya kosong nggak apa2. Appraciate to Pak Jarot.

  2. TAPI HALAMAN UTAMANYA KOK GAMBARNYA JIN N LAMPU WASIAT, YA PAK JAROT? APA INI KARENA SEKARANG INI ERANYA BUDAYA INSTAN, SERBA CEPAT N MESTI KELAKON ASAL ADA LAMPU WASIATNYA N DIGOSOK-GOSOK.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: