Posted by: djarotpurbadi | December 6, 2009

Hasil Pemilihan Ketua PKK RW


Responses

  1. Ditmpt sy,ketua pkk tidk mau difoting,melainkan mengikuti alur struktur yg ada,alias istri dr ketua rt “hrs”menjabat sbg ketua pkk,dan ini menjadi pro kontra kader2,bhkan menimbulkan perpecahan antr rt.mengenai masukan yg bpk brikan kpd sy..tdk jg berpengaruh thdp keinginan dr “beliau”yg ttp ingin mjadi ketua. Malah bpk rw ikut andil dlm mengurus masalah yg terjadi dlm tbh pkk.mohon solusinya?

  2. Bu Ida, tradisi kami memang berangkat dari bawah, meskipun kami tahu ada kebiasaan struktural seperti itu. Pada waktu itu yang mengusulkan ya dari para bapak dan ibu, yang ingin supaya situasi perumahan kita berbeda, punya karakter yang tidak waton berbeda, tetapi kami ingin berbeda dengan waton atau patokan tertentu. Kebetulan saja, perumahan kami berdiri tahun 1980-an, umumnya keluarga muda, jadi pemikirannya ya segar-segar. Kami orang-orang yang suka begadang di cakruk selalu memperbincangkan tentang bagaimana karakter perumahan kita supaya bagus bagi semuanya. Hasil nyakruk atau diskusi sambil main kartu setiap malam selama lebih dari 5 tahun-an adalah konsep “Indonesia Mini”, moto “tetanggaku adalah saudaraku”, juga mars Nogotirto Limo, dan ujungnya AD dan ART itu. Jadi sungguh semuanya berasal dari bawah. Solusinya ??? Mungkin….dialogkan dengan sabar tentang jatidiri atau karakter perumahan !!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: