Posted by: djarotpurbadi | March 25, 2009

Nogolimo dan Pemilu 2009

Suasana pemilihan umum tahun 2009 (Pemilu) masih diliputi banyak tanda tanya, mulai dari ketidakjelasan Daftar Pemilih Tetap hingga cara mencontreng atau mencentang. Selain itu atmosfir money politics dalam berbagai wujud, mulai dari yang kasar-terang-terangan hingga yang halus-tersembunyi menjadi salah satu ancaman terhadap tegaknya demokrasi yang sehat di negeri ini. Artinya, banyak hal yang masih belum sesuai dengan semangat pengembangan demokrasi di Indonesia yang memprihatinkan, sebab bukan jiwa pemilu yang dikedepankan melainkan kepentingan egoisme diri dan kelompok. Tampaknya situasi semacam ini masih menjadi awan hitam yang menyelimuti kehidupan di Indonesia hingga beberapa dekade ke depan.

Situasi kelam semacam itu tampaknya juga melanda perumahan Nogolimo yang aman tenteram dan damai. Ada sebagian warga yang tidak tegas menolak ketika ada tawaran-tawaran dari caleg-caleg yang terang-terangan maupun tersembunyi yang dapat dikatakan termasuk dalam kategori bermain-main dengan politik duwit. Sebagian warga yang lain tegas-tegas menolak, mereka memilih mengedepankan kemandirian, kebersamaan dan kerjasama warga. Sikap ini jelas menolak tradisi “pendidikan money politics” yang ingin memasuki area perumahan. Suasana semacam ini tampaknya menciptakan kondisi dilematis, apakah menerima atau menolaknya.

Pada pertemuan RW dan RT yang berlangsung di Jambon Resto tadi malam, telah diputuskan dengan bulat bahwa warga perumahan Nogolimo ingin konsisten dengan semangat dasar paguyuban yang tegas-tegas menyatakan unsur-unsur politik tidak diperkenankan masuk perumahan kita. Argumennya, kita sudah memiliki payung semangat yang tercantum di dalam AD-ART paguyuban perumahan. Pertemuan malam itu mengingatkan dan menguatkan semangat para pengurus RW dan RT untuk menegaskan sikap bahwa kebersamaan, kemandirian dan keguyuban perumahan Nogolimo adalah diatas segala-galanya. Hidup tenteram dan damai serta sejahtera di perumahan Nogolimo menjadi tujuan bersama yang harus diwujudkan melalui perjuangan bersama.

Pertemuan tadi malam menguatkan pengurus RW, RT dan seluruh warga Nogolimo untuk menolak segala macam kampanye yang dilakukan di dalam perumahan, meskipun warga Nogolimo bukan warganegara yang apolitis. Kita sangat peduli dengan kemajuan dan kedamaian bangsa dan selalu mengikuti perkembangan politik skala nasional dan internasional, maka sikap tersebut justru merupakan ungkapan cinta kepada tanah air. Itulah sikap politik warga Nogolimo yang harus dihormati dan dijunjung tinggi serta patut diteruskan dari generasi ke generasi.

Kampanye pemilu biarlah di lakukan di luar perumahan, maka atribut-atribut partai di tolak keberadaannya di dalam teritori perumahan. Kami ingin kedamaian dan kemesraan yang telah terbangun tidak diusik-usik oleh kepentingan sesaat melalui hingar-bingar kampanye pemilu. Kami ingin nguri-uri semangat dasar paguyuban perumahan yang mengedepankan kekeluargaan, kedamaian, kebersamaan, kerjasama serta kemandirian yang positif.

Djarot Purbadi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: